• ABOUT
  • PRODUCT
    • BAGS
    • STATIONARY
    • LOTS OF FUN
  • CATALOGUE
  • STORE
  • WIGGLE ZONE
  • CONTACT
  • ABOUT
  • PRODUCT
  • WIGGLE ZONE
  • CATALOGUE
  • STORE
  • CONTACT
ARTIKEL

Title 6

October 22, 2018 / 415

Secara harfiah, pengertian warna adalah spektrum tertentu yang terdapat di dalam suatu cahaya sempurna (berwarna putih). Namun warna-warni yang sering kita jumpai dalam keseharian kita pada dasarnya adalah gabungan dari 3 material dasar warna primer yakni merah, hijau, dan biru.

Warna dan anak-anak masing-masing memiliki elemen yang terikat. Benda-benda yang mimiliki bentuk yang unik, warna yang mencolok, atau bahkan warna pastel yang lembut akan menjadi warna kesukaan mereka hingga dewasa yang juga dapat menggambarkan sisi kepribadiannya. Tapi benarkah jika warna juga sangat berpengaruh pada psikologis mereka?

Penelitian mengenai keterkaitan antara warna dengan perkembangan psikologis anak telah dilakukan oleh beberapa ahli psikologi di Amerika di tahun 1993 oleh Lang, dan tahun 1996 oleh Hemphill dan Mahnke. Hasil dari penelitian tersebut mengakui bahwa memang ada hubungan antara warna dengan pengaruhnya pada emosi anak, walaupun masih meragukan yang didasari oleh kultur manusia yang berbeda mengenai anak. Meski demikian, Departemen Pengembangan Anak di California State University Fullerton juga pernah melakukan studi tentang warna dan asosiasi terhadap emosial anak. Studi tersebut dilakukan dengan menggunakan percobaan atau tes kepada anak-anak usia 5-6 tahun untuk memilih warna yang mereka sukai dari 9 jenis warna yang diberikan. Hasilnya, sebanyak 69% dari mereka memilih warna yang cerah yang dapat diartikan sebagai ungkapan kebahagiaan, keceriaan, serta kegembiraan. Warna tersebut diantaranya biru, pink, dan merah. Sebagian lain ada pula yang memilih warna gelap seperti hitam, abu-abu serta cokelat yang dijadikan sebagai ekspresi kesedihan atau emosi negatif.

Bagi anak-anak, warna adalah sesuatu yang mereka lihat pertama kali. Misalnya, ketika sedang berbelanja disebuah toko alat tulis, mereka seketika tertarik pada crayon atau buku atau mainan yang memiliki warna menarik saat pertama kali dilihat. Warna ini diterjemahkan oleh mata mereka menjadi sesuatu yang sangat berbeda sehingga ada kemauan untuk menyentuh atau melihat secara langsung benda yang mereka inginkan tersebut. Ketika menggambar atau mewarnai, anak-anak juga akan cenderung menggunakan warna yang secara acak kontras dengan lembar kertas polos sebagai media mewarnainya. Sangat natural, bukan?

Meski demikian, tak hanya pada anak, orang dewasa pun kerap mengaitkan warna terhadap situasi emosi yang tengah dirasakan. Misalnya, warna hitam karena tengah berduka, warna cerah karena sedang bahagia, dan warna biru karena ingin mendambakan suatu ketenangan. Ekspresi yang ditimbulkan dari kesan terhadap warna yang mereka sukai juga dapat menjelaskan perasaan. Itulah sebabnya mengapa warna dan psikologi sangat erat berkaitan.

Share Post
Title 4
Title 7

Related posts

ARTIKEL
Read more

DAPUR SELALU BERANTAKAN? MENGAPA TAK COBA HAL INI?

January 22, 2019 / 557 / 0
Seringkali kita melakukan banyak aktivitas didapur, mulai dari mencuci peralatan makan dan minum, membersihkan sayur, memasak, hingga meletakkan berbagai perabot dapur lainnya. Banyaknya wadah penyimpanan... Continue reading
ARTIKEL
Read more

MENGAPA HARUS BERLIBUR?

January 22, 2019 / 553 / 0
Aktivitas padat selama bekerja serigkali membuat stamina dan semangat jadi menurun. Pekerjaan menumpuk, target, dan persoalan pekerjaan lainnya selalu menjadi salah satu hambatan kita untuk... Continue reading
ARTIKEL
Read more

Dear Parents, Kenali Penyebab Anak Malas Belajar dan Ketahui Cara Mengatasinya

October 25, 2018 / 432
Tidak ada orangtua yang tidak ingin anaknya menjadi pandai dan unggul di sekolah. Namun terkadang kesibukan yang padat jadi salah satu penghambat para orangtua untuk... Continue reading
ARTIKEL
Read more

Anak Harus Tahu Manfaat Bawa Bekal Ke Sekolah

October 22, 2018 / 432
Bunda, saat memasuki usia pertumbuhan, anak-anak perlu disuplai dengan makanan yang penuh vitamin, mineral, protein serta kandungan nutrisi lainnya. Walaupun umumnya mereka lebih menyukai sajian/jajanan... Continue reading
ARTIKEL
Read more

Title 8

October 22, 2018 / 378
mutakhir juga memiliki peran penting dalam mengarahkan gaya hidup kita. Bila sebelumnya cara tradisional lebih mendominansi, maka saat ini segala sesuatu yang bersifat digitalize sudah... Continue reading

Comments are closed

Recent Posts

  • DAPUR SELALU BERANTAKAN? MENGAPA TAK COBA HAL INI?
  • DO YOU HAVE AN UNCLUTTERED KITCHEN PROBLEM? WHY NOT TRY THIS?
  • WHY DO WE HAVE TO VACATION?
  • MENGAPA HARUS BERLIBUR?
  • Trade Expo Indonesia 2018

Recent Comments

    NEED HELP?

    For Any Questions or Requests From Monday

    email

    support@wiggle.co,id

    MORE FUN WITH WIGGLE

    Facebook
    Instagram
    Youtube

    GO TO WIGGLE SHOP

    ICON-07
    ICON-08
    ICON-09

    wiggle copyright